//
you're reading...
Penanggulangan Bencana

Bencana Bukan Takdir

“BENCANA BUKAN TAKDIR” tercuat sebagai topik utama dalam seminar yang diadakan oleh Mahasiswa KKL,Sahabat Lingkungan WALHI DIY dan BEM-J PMI Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. Dalam seminar mengupas bencana dari segi agama, pemeliharaan lingkungan dan dari segi penelitian Bencana alam.

Acara ini dihadiri oleh pembicara Prof. Dr. H. Dul Bahri (Pusat Studi Bencana Alam UGM), Waryono Abdul Ghafur M.Ag (Dosen UIN dan Agamawan), Tatang Elmi Wibowo (Deputi WALHI DIY).Acara yang dihadiri oleh banyak pihak diantaranya mahasiswa UIN, aktivis lingkungan dan LSM ini mencuatkan beberapa hal pernyataan dari pembicara, yaitu antara lain dari PSBA UGM memberikan pernyataan bahwa Indonesia secara keseluruhan rawan bencana, baik bencana alam, multidimensional, sosial dan lainĀ  sebagainya. khusu mengenai bencana alam Indonesia rawan bencana alam, seperti Gempa tektonik, tsunami karena kita berada do patahan tiga palung benua.
Disisi tengah Indonesia mendapat ancaman bencana dari aktivitas gunung berapi diIndonesia yang relatif banyak.

Khusus Gunungapi Merapi,Tatang Elmi (WALHI DIY) memberikan pernyataan bahwa bencana di lereng merapi sudah terjadi, bencana yang dimaksud adalah bencana penanganan masyarakat yang ada di lereng merapi, sebelum terjadi bencana yang sesungguhnya yaitu bencana meletusnya merapi.”Hal ini membuat masyarakat tertekan, maka didesak pemerintah harus memperhatikan sisi penangan evakuasi yang arif dan bukan arogansi” lanjut Tatang

Discussion

No comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *