//
you're reading...
Budaya & Kearifan Lokal, Ekonomi Lokal

Kisah Batik Merapi Balerante Dibukukan

Mencanting Hidup dengan Membatik

Meletusnya Merapi pada tahun 2010 telah membawa dampak perubahan struktural dan kultural di wilayah Merapi dan sekitarnya. Saat terjadi bencana, aktivitas ekonomi lumpuh. Namun, pasca-bencana, perputaran roda ekonomi bisa terakselerasi. Salah satunya mendorong tumbuhnya strategi ekonomi kreatif dari warga yang terdampak. Ekonomi kreatif ini dapat dilihat di salah satu daerah, yaitu Balerante, Klaten. Pengembangan ekonomi kreatif di saat bencana bagi warga Balerante, setidaknya memiliki dua manfaat sekaligus, yakni leverage pertumbuhan ekonomi yang pro-rakyat dan sekaligus penguatan identitas kultural desa yang dapat mempertegas dan memperkaya identitas warganya.

Masyarakat Balerante mengembangkan “Batik Balerante” sebagai salah satu usaha penguatan ekonomi mereka yang menurun pasca-erupsi. Pengembangan ekonomi batik sebagai salah satu komponen ekonomi kreatif, seyogyanya perlu terus ditingkatkan, mengingat trend dan prospek pasar batik yang sangat menjanjikan apalagi motif batik yang dikembangkan oleh warga Balerante sangat berbeda dan eksklusif yang menjadikan ciri khas tersendiri.

Kisah warga Desa Balerante membangun kehidupan pasca erupsi Merapi 2010 dengan usaha ekonomi berupa karya batik ini dituliskan oleh M. Afandi, M. Amrun, dan Fatchur Rahman dengan tuturan yang humanis. Tidak hanya proses membuat batik yang diceritakan, tetapi juga nilai dan prinsip yang terkandung di baliknya. Kisah dalam buku ini dihimpun langsung dari cerita warga Balerante yang hidup tak lebih dari 4-5 KM dari puncak Merapi.

Screenshot from 2014-05-26 16:37:52

Daftar Isi:

Merapi dan Batik Balerante (1)
Latar Belakang dan Sejarah Batik Merapi Balerante (20)
Proses Pembuatan dan Motif Batik (24)
Merengkuh Canting Batik (26)
Hati pun Berbicara di Atas Batik (29)
Di Balik Motif Batik (31)
Tentang Ketua Paguyuban Batik Merapi Balerante (33)
Pak Kadus, Pemberi Semangat bagi Warganya (35)
Batik Balerante Bernilai Sosial (37)
Ibu Ningsih: Soal Batik Balerante (43)
Mitos yang Berkembang (45)
Kunjungan Osaka University (53)

Disusun tahun 2014

Baca buku ini secara online via http://issuu.com/nunorahman/docs/buku_saku_batik_balerante_f0d592d7780a26

Discussion

No comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *