//
you're reading...
Referensi

Membincangkan Merapi dan Penanggulangan Bencana Bersama Guru-Guru Australia

Untuk kesekian kalinya, tim JALIN Merapi kembali diundang untuk mempresentasikan pengalaman dalam penanggulangan bencana kepada para guru asal Australia. Program tahunan yang dikelola oleh Asia Education Foundation dengan melibatkan Gama Wisata sebagai operator di lapangan ini mendatangkan kelompok guru SD-SMP-SMA asal Australia untuk mempelajari situasi sosial budaya di Indonesia. Yogyakarta dan Merapi selalu menjadi salah satu tujuan kunjungan. Selain kunjungan lapangan ke Merapi untuk melihat situasi lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat setempat, para guru ini juga diajak berdiskusi dengan lembaga/organisasi yang bergerak di ranah kebencanaan, khususnya yang terkait dengan Merapi.

100_4989  100_5057

Seperti dalam beberapa kesempatan sebelumnya, acara presentasi dan diskusi ini diselenggarakan di kompleks Purawisata Yogyakarta pada Kamis (10/07/2014). Usai makan malam bersama, presentasi dan diskusi dimulai dengan menghadirkan lima narasumber. Narasumber pertama adalah Ibu Sri Sumarti mewakili Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Narasumber kedua adalah Elanto Wijoyono mewakili tim JALIN Merapi. Narasumber ketiga adalah Danang Samsurizal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Narasumber keempat adalah Bapak Slamet Widiyanto dari Disaster Response Unit (DERU) UGM. Narasumber kelima adalah Evita Pramudianti dari Pusat Studi Bencana (PSBA) UGM. Acara yang dipandu oleh Rob Skillern, konsultan dan fasilitator dari Asia Education Foundation – Australia berjalan dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

100_5036  100_5050

Walaupun para guru telah menjalani kegiatan sepanjang hari dan harus mengikuti diskusi hingga lewat pk 22.00, mereka tetap antusias dan memperhatikan setiap materi presentasi dengan serius. Kepada mereka, tim JALIN Merapi memaparkan pengalaman mengelola situasi sejak berdirinya JALIN Merapi pada tahun 2006, pengalaman erupsi 2010, dan program serta inisiatif yang sedang berjalan saat ini. Usai seri presentasi, sesi obrolan informal berlangsung antara para guru dengan para narasumber. Beberapa guru memberikan apresiasi dan menjanjikan interaksi lebih lanjut dengan tim JALIN Merapi. Sebagian sekolah menengah di Australia memiliki program kebudayaan dengan negara-negara Asia, terutama Indonesia. Ranah penanggulangan bencana adalah salah satu subjek pelajaran yang mendapatkan porsi cukup penting dalam sistem pendidikan di Australia. Merapi dan JALIN Merapi diharapkan mampu menjadi mitra belajar bersama yang bisa saling menguntungkan, baik bagi pelaku pendidikan di Australia maupun bagi masyarakat Merapi di Indonesia.

(Elanto Wijoyono)

Discussion

No comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *